Posted in Article, Artikel, Bahasa Indonesia, English

The Habit of Reading/Kebiasaan Membaca

www.childrencounseling.net

How much do you read to your children or students?

When I was a young child, my mother used to tell me fairy tales or traditional folklore. She never really brought books with her, but she was a good storyteller. Up until today, as a grandmother, she still uses her talent of storytelling – and her grandchildren absorb a lot of her stories – as much as I did when I was young.

Storytelling is a very powerful tool – in teaching on moral and values to children, to persuade others, in business lines or as therapeutic tools. But the quality of telling your stories depend on how much you read! Indonesia has a very low rank of reading habits. Young people (or almost all ages) spend their leisure time with their gadgets, hang out with friends, or watching TV. Only a small percentage spend their time to read – or making the effort to read. This condition is shaped through generations – as what Desi Anwar wrote in her opinion regarding reading habit in Indonesia. One good point that she mentioned was the fact that Indonesian children are surrounded by those people who have no or small interest in reading – parents who never keep books at home, never read stories before bed time, never bother to equip their children with knowledge.

I remember one story from a private teacher from a rich family. She said that she has difficulties to teach general knowledge for her student, because despite his enormous big house, his mother never bought him one single piece of encyclopedia or any kind of reading books. So I asked her further, if she ever talk to his parents. She said yes, and the mother replied that she doesn’t see the importance of collecting books for herself nor her children.

If we as parents, or teachers, or as adults around children, do not engage in such a good habit of reading, how can we ask our children to learn more from their books? Buying them books – doesn’t mean that we sow the seed of reading, because we need to show to our children that we are engaging in that good habit. By seeing us reading books, or listening to us when we read for them, children will not only ‘copy’, but they will be ‘held hostage’ by a good habit.

www.childrencounseling.net

There is no easier way to make your children a good reader, then to let them sit on your lap. (CE)


Seberapa sering anda membacakan cerita untuk anak-anak atau siswa anda?

Ketika saya masih kecil, Ibu saya selalu bercerita tentang dongeng atau kisah tradisional sebelum waktunya tidur. Ibu tidak pernah membawa buku cerita, namun ia adalah seorang pendongeng yang ulung. Hingga hari ini, sebagai seorang nenek, Ibu saya masih memanfaatkan talentanya sebagai seorang pendongeng – dan cucu-cucunya selalu terlarut dalam kisah yang disampaikan, sama seperti ketika saya masih kecil. 

Cerita merupakan sebuah alat yang sangat luar biasa – dalam mentransfer pemahaman moral dan berbagai nilai positif bagi anak-anak, untuk meyakinkan orang lain, dalam bisnis ataupun sebagai alat terapi. Namun, kualitas kisah yang anda sampaikan bergantung pada seberapa banyak anda membaca! Indonesia memiliki peringkat yang rendah dalam kebiasaan membaca. Generasi muda (atau hampir seluruh generasi) menghabiskan waktu luang mereka dengan gadgets, bercengkerama dengan teman sebaya, atau menonton TV. Hanya sedikit sekali masyarakat Indonesia yang menghabiskan waktunya dengan membaca – atau berupaya untuk membaca. Kondisi ini terbentuk dari generasi ke generasi – seperti apa yang dituliskan oleh Desi Anwar dalam opininya, terkait kebiasaan membaca di Indonesia. Ia menekankan pada sebuah kenyataan yang penting, dimana anak-anak Indonesia dikelilingi oleh orang dewasa yang tidak memiliki atau hanya memiliki ketertarikan yang rendah untuk membaca – orangtua yang tidak pernah memiliki buku di rumah, tidak pernah membacakan cerita pengantar tidur, tidak pernah memikirkan pentingnya melengkapi anak-anak mereka dengan pengetahuan. 

Saya teringat akan sebuah kisah dari seorang guru les yang mengajar di sebuah keluarga yang kaya. Ia mengatakan bahwa sulit baginya untuk mengajarkan berbagai pengetahuan umum pada siswanya, karena di tengah rumah yang begitu megah, sang Ibu tidak pernah membeli sebuah ensiklopedi atau buku bacaan lain bagi anaknya. Kemudian saya bertanya, apakah sebagai guru, ia pernah menyampaikan hal ini kepada sang Ibu. Ternyata ia pernah menanyakan, dan sang Ibu menyampaikan bahwa ia tidak melihat pentingnya mengkoleksi buku, baik bagi dirinya ataupun anak-anaknya. 

Apabila kita sebagai orangtua, guru atau orang dewasa yang hidup dengan anak-anak tidak memiliki kebiasaan membaca, bagaimana kita dapat meminta anak-anak untuk belajar dari buku? Membelikan anak-anak buku tidak berarti bahwa kita telah menanam benih membaca, karena kita perlu menunjukkan kepada mereka bahwa kitapun melakukan kebiasaan baik tersebut. Dengan melihat orangtuanya membaca buku, atau mendengarkan kisah yang dibacakan oleh orangtua, anak-anak tidak hanya akan meniru, namun mereka juga akan ‘tertawan’ dengan kebiasaan positif tersebut.

Tidak ada cara yang lebih mudah untuk menjadikan anak anda seorang pembaca buku yang hebat, selain dengan membiarkan mereka duduk di pangkuan anda, sembari anda membacakan kisah untuk mereka. (CE)

Advertisements

Author:

Being with children turns out to be the most enjoyable time for me. In professional line, I never expected that the best lesson of life come through those little hands of children - with their purity, sincerity and truthfulness. Whenever I sit with a child, I let them lead my understanding of their world - I let their sight guide my way of looking at them. And I always coming to a new land to discover and understand. God bless them! I am a mother of a two-year old boy. His presence strengthen my calling toward children and I am hoping that a lot more hands are willing to give their best for our children - wherever they are.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s