Posted in Artikel, Bahasa Indonesia

Memperingati Hari Anak Nasional/ Indonesian National Children’s Day

Hanya beberapa hari sebelum peringatan Hari Anak Nasional, masyarakat Indonesia dikejutkan oleh hilangnya seorang anak perempuan berusia 6 tahun yang diculik di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta. Meskipun beberapa hari kemudian anak S berhasil kembali ke pelukan orangtuanya, namun kasus ini telah ditangani oleh pihak yang berwajib. Tidak hanya kasus penculikan anak S, kasus terbunuhnya Angelina juga masih belum terselesaikan secara hukum. Lalu muncullah sebuah pertanyaan besar di dalam benak kita, “Apakah negara kita bukan tempat yang aman bagi anak-anak?”

Seorang rekan psikolog yang menghabiskan 20 tahun hidupnya di Amerika Serikat mengatakan bahwa kasus kekerasan pada anak, penculikan dan pembunuhan merupakan bagian yang tidak terlepas dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Hampir setiap hari selalu ada berita serupa, baik di TV ataupun di media cetak. Akibatnya, masyarakat menjadi terlalu peka terhadap apapun yang terkait dengan perlakuan terhadap anak. Setiap anggota masyarakat turut ambil bagian dalam kesadaran ini dengan melaporkan kepada pihak yang berwajib apabila mereka ‘mencurigai’ adanya kekerasan yang dilakukan orangtua terhadap anak. Kondisi ini akhirnya menjadi sebuah tekanan bagi orangtua, dimana perilaku pendisiplinan yang mereka lakukan dapat diartikan sebagai sebuah bentuk kekerasan oleh orang lain.

Children Counseling 2015

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional tahun ini, tidak ada harapan yang lebih besar daripada menyaksikan anak-anak Indonesia bertumbuh dan berkembang secara optimal – sesuai dengan kapasitas masing-masing anak. Terbersit pula harapan akan kesehatan fisik, psikologis dan emosional yang lebih baik bagi anak-anak penerus generasi bangsa kita. Demikian pula dengan kualitas pendidikan yang semakin memperhatikan kekayaan masing-masing anak didik dan tidak hanya menyeragamkan pola berpikir seperti ‘yang seharusnya’.

Dan satu hal penting yang menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat, yaitu menyediakan lingkungan yang aman dan mendukung pertumbuhan setiap anak Indonesia. Lingkungan yang aman dari kekerasan, tindakan pelecehan, penerlantaran dan berbagai perlakuan lain yang membunuh karakter anak Indonesia. Penting bagi orangtua untuk memiliki kesadaran akan pentingnya melakukan pencegahan dini terhadap berbagai hal yang berpotensi mendatangkan bahaya bagi anak-anak mereka.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan oleh orangtua untuk memberikan perlindungan bagi anak-anak:

  1. Memperkenalkan Aturan Pakaian Dalam untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual pada anak-anak.
  2. Mengajarkan kepada anak untuk menolak ajakan ataupun pemberian dari orang yang tidak dikenal, apapun bentuknya.
  3. Memberikan panduan kepada anak sebelum mengajaknya pergi ke tempat keramaian umum, seperti: pusat perbelanjaan, pasar malam, dsb (baca juga tips berikut ini).
  4. Mengingatkan anak untuk selalu dekat dengan orangtua atau pengasuh selama berada di tengah keramaian.

Selamat memperingati Hari Anak Nasional 23 Juli 2015! Untuk masa depan generasi bangsa yang lebih baik. (CE)


Only a few days before we celebrate National Children’s Day, Indonesian community was surprised by the missing of a six-year-old girl who was kidnapped at a shopping mall in Jakarta. Even though a few days later, S was ‘returned’ to her parents’ house by the man who kidnapped her, the case is still under investigation from local police department. Not just the case of S, the investigation on the case of Angeline (8 years old) is still on going. Then there is a big question in our mind, “Is our country not a safe place for children?”

A fellow psychologist who had spent 20 years of her life in the US shared with me that child abuse cases, kidnapping and murder are part of daily life of the US community. Almost every day they witness similar news, on TV or newspaper, and therefore, this condition makes the community become too aware with any children issues. Everyone takes part in this ‘awareness’ by reporting to police department whenever they ‘suspect’ parents commit abuse toward their children. This condition is now becoming very overwhelming for parents, because their effort to discipline their children may be seen as an abusive act toward their children – in the eyes of the community.

In order to celebrate National Children’s Day this year, there is no bigger hope than to witness Indonesian children to grow and develop optimally – according to their capacities. There is also a hope for a better quality of physical, psychological and emotional health among those children, the next generation of this country. As well as the educational quality, that focus on the talents of every student – and not merely drive them toward uniformity ‘as it should be’.

And one most important thing of the community is to provide a safe environment that can support each child’s development. Safe environment from abuse, neglect and other forms of negative treatments that could kill the character of Indonesian children. It is urgent for parents to have the awareness on the importance of early intervention against any potential dangers toward their children.

Followng are some tips that can be done by parents to provide protection for their children:

  1. Introducing The Underwear Rules to prevent sexual abuse toward children.
  2. Teach children to say NO when strangers invite them to come along, as well as not to take any gifts, in any forms.
  3. Guide children on what-to-do before take them our to public area, such as: mall, night market, etc.
  4. Remind children to always stay close to their parents or caregivers while in the middle of crowd.

Happy National Children’s Day – July 23, 2015! For a better generation of this counrty. (CE)

Advertisements

Author:

Being with children turns out to be the most enjoyable time for me. In professional line, I never expected that the best lesson of life come through those little hands of children - with their purity, sincerity and truthfulness. Whenever I sit with a child, I let them lead my understanding of their world - I let their sight guide my way of looking at them. And I always coming to a new land to discover and understand. God bless them! I am a mother of a two-year old boy. His presence strengthen my calling toward children and I am hoping that a lot more hands are willing to give their best for our children - wherever they are.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s